Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

IF ELSE pada PHP: Pengenalan Untuk Pemula

Mengenal IF ELSE pada PHP

PHP adalah bahasa pemrograman server-side yang berguna untuk mengembangkan aplikasi web dinamis. Sebagai salah satu bahasa pemrograman, tentunya PHP memiliki berbagai fungsi ataupun statement dan operator yang sering kali digunakan dalam membangun sebuah aplikasi. Dan pada kesempatan kali ini, kita akan sedikit mengenal dan belajar tentang statement IF ELSE pada PHP.

Mengenal IF ELSE pada PHP

IF ELSE pada PHP merupakan salah satu struktur kendali yang berguna untuk mengambil keputusan sesuai kondisi tertentu. Struktur IF ELSE terbagi menjadi dua blok kode, yaitu blok kode yang akan dieksekusi ketika nilai di dalam if bernilai true, dan blok kode yang akan dieksekusi ketika nilai di dalam IF bernilai false.

Jika diartikan kedalam bahasa Indonesia, IF bisa di artikan sebagai JIKA. Untuk lebih bisa memahami, perhatikan kalimat berikut :

“Jika rudi rajin belajar, maka rudi akan pintar”

Dari kalimat diatas, bisa kita lihat pada kalimat “Jika rudi rajin belajar” adalah suatu kondisi dimana jika Rudi rajin belajar, maka akan menghasilnya pernyataan “maka rudi akan pintar”.

Penulisan IF ELSE pada PHP

Setelah sedikit megenal tentang statemen IF ELSE pada php sekaligus dengan fungsinya, berikut kita akan membahas bagaimana cara penulisan pada script PHP. Ada 2 cara penulisan IF ELSE di PHP, perhatikan contoh berikut :

Atau bisa juga dengan menuliskan :

Dari kedua contoh diatas, terlihat sedikit perbedaan dimana yang satu menggunakan kurung kurawal dan yang satunya tidak. Namun dari kedua script diatas, output yang dihasilkan tetap sama.

Selain itu ada beberapa jenis IF yang ada padap PHP, yaitu :

IF tanpa ELSE

IF tanpa ELSE ini kurang lebih sama seperti contoh kalimat diatas, dimana pada suatu kondisi hanya memiliki nilai true yang akan di eksekusi. Perhatikan contoh dibawah ini :

Pada contoh tersebut, statement IF hanya memiliki 1 kondisi yang akan di periksa dan hanya akan menghasilkan 1 output.  Perhatikan contoh berikut ini :

IF ELSE

Untuk jenis yang kedua ini statemen IF disertai dengan ELSE. Jadi statemen IF kali ini menggunakan ELSE untuk memeriksa apakah ada kondisi kedua selain kondisi yang pertama. Penulisannya adalah ebagai berikut :

Bisa dilihat, selain memeriksa apakah kondisi pertama terpenuhi, aka nada pemeriksaan kondisi kedua (else) jika kondisi pertama tidak bernilai true. Perhatikan contoh :

Bisa di lihat pada contoh, jika nilai bernilai sama dengan atau lebih dari 80, maka munculkan kalimat “anda lulus!”, jika tidak makan munculkan kalimat “Maaf, anda tidak lulus”

Baca juga: MENGUASAI FUNGSI STRING PHP: PANDUAN LENGKAP

IF ELSE IF

IF ELSE IF digunakan jika ada lebih dari 2 kondisi yang harus periksa. Bentuk penulisannya adalah sebagai berikut:

Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan contoh berikut :

Dari contoh diatas, ada 4 kondisi yang akan periksa. Yang pertama jika nilai bernilai lebih besar atau sama dengan 80, kondisi kedua adalah jika nilai lebih besar atau sama dengan 70, kondisi ketiga jika nilai lebih besar atau sama dengan 60, dan yang terakhir jika nilai dibawah 60.

Tambahan : Penulisan IF ELSE pada 1 baris code.

Penulisan IF ELSE pada 1 baris kode biasa di sebut dengan istilah penulisan IF ELSE dengan Ternery Operator. Contoh penulisannya adalah sebagai berikut :

kode diatas hasilnya akan sama dengan :

Agar lebih mudah dipahami, perhatikan contoh penerapannya di bawah ini :

Demikian sedikit penjelasan tentang IF ELSE pada PHP. Semoga dari sedikit penjelasan diatas, kita bisa lebih mengenal statemen IF ELSE pada PHP.

Baca informasi lainnya di Google News Tolikecode.Com

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *